Brontok, Rontokbro, 4k51k4, My Heart, Pesin, Impian Hitam…
Kamu pernah dengar nama-nama di atas? Gak asing lagi coz tiap hari ketemu? Busyet!! Mereka memang ada di mana-mana! Gak sulit nyari mereka, loe cari aja di komputer2 umum kayak di warnet, di flashdisk-flashdisk yang sering berkelana dari satu komputer ke komputer lainnya. Gampang kan?
Saat kau melihat folder dengan nama yang mengundang selera atau file gambar yang kalo dibuka bisa bikin puasa loe batal, lalu kau dobel klik file itu dengan harapan menemukan ‘barang bagus’. Tapi OMG! Buntutnya exe! Bisa dipastikan kamu saat itu sedang berhadapan dengan salah satu dari mereka. Mereka ada di mana-mana berbaur menyatu dengan kaum yang lainnya. Mereka serigala berbulu ayam, membunuh file-file tak berdosa, atau setidaknya menularkan kode-kode jahat ke dalam jiwa-jiwa yang tak bersalah sehingga menjadi bagian dari mereka. Mereka agen ulung, menyusup tak terdeteksi ke dalam sistem. Saat aparat menahan mereka, dengan cerdiknya sang aparat mereka kibulin. Setelah masuk ke dalam sistem mereka menyadap informasi dan mengirimkannya ke pencipta mereka. Mereka berreplikasi, memperbanyak diri untuk tetap mempertahankan eksistensi mereka dengan membawa misi dari sang penciptanya.
Siapakah mereka? Tentunya mereka bukan agen rahasia CIA, bukan pembunuh berdarah dingin, bukan suster ngesot, bukan kuntilanak, bukan Strife Leonhart(tentu saja!). Mereka adalah virus, trojan, dan worm!
Bukan virus biologis, bukan kuda troya yang megah dan menipu, bukan cacing yang menjijikan itu! Bukan!
Mereka bahkan lebih berbahaya dari itu semua. Efeknya bisa bikin kamu muntah2, stres berat, gila, bahkan sampai masuk rumah sakit memikirkan kerusakan yang diakibatkannya. Gak percaya? Sama!
Virus dan trojan tidak sama. Virus adalah kode malicious yang bisa menggandakan dirinya dan melakukan aksinya sesuai keinginan pembuatnya. Sedangkan trojan pada umumnya tidak memiliki kemampuan replikasi. Mirip program tidak berbahaya yang bila dieksekusi korban maka akan menetap dalam sistem dan bertugas mengumpulkan data, bikin jalan belakang/back door, keylogging, dan sebagainya.
Berdasarkan pengalamanku membuat virus, ada beberapa poin dari psikologi pembuat virus yang perlu diperhatikan.
1. VM(Virii Maker) ingin namanya dikenal. Mereka selalu menambahkan inisial atau nick mereka di badan virus. Bila kau menemukan file di folder sistem dengan version info tidak wajar. Memuat nama nick yang aneh misalnya. Bisa dipastikan itu file asing yang menyusup.
2. Sebenarnya salah satu etika VM adalah tidak boleh menghapus/merusak data korban kecuali yang diperlukan untuk keberlangsungan hidupnya. Jangan khawatir, selama sang VM tetap memegang etika itu. Datamu tetap aman. Paling banter cuma di SuperHidden kok.
3. Para VM ingin keberadaan virusnya tidak disadari korban. Sehingga ada virus yang tidak mengubah-ubah sistem melainkan cuma menambah entry startup semata-mata agar korban tidak curiga. Misalnya saja regedit yang terkunci, file2 exe tidak bisa dibuka, dll.
4. (lihat poin 3) Virus yang terlalu paranoid dengan memblok semua fungsi windows(gak mungkin linux laah) tentu akan cepat disadari oleh korban. Tapi juga paling bikin kesel karena banyaknya fungsi yang di blokir dan anomali yang juga bikin ngurut dada.
5. Kebanyakan virus lokal sekarang dibikin pake VB. Kenapa VB? Paling compatibel ama Windows, bikinnya paling gampang, paling banyak tutorialnya, paling gampang pake fungsi API, paling gampang mengakses sistem, apa lagi? Tambahin sendiri yak!
Juga perlu diperhatikan bahwa antivirus tidak selamanya membuat windowsmu aman. Kadang justru karena AV yang asal menghapus virus induk. Menyebabkan file exe lain (yang dibikin oleh virus bergantung pada virus itu sendiri) gak bisa jalan. Hal ini biasanya disebabkan virus itu menyisipkan dirinya di asosiasi file exe atau di Image File Execution Options. Lagipula kebanyakan AV hanya bisa menghapus virus tanpa bisa menyembuhkan efek yang ditimbulkannya.
Tips ngehadapain virus :
1. Gak masalah kalo kamu gak mau pake antivirus(kayak gw nih), itu resikomu sendiri kok. Kalo emang ngotot gak mau make cobain aja DeepFreeze versi berapa aja(belum pernah gw denger virus yang bisa matiin deepfreeze). Atau pake startup monitor yang dikomboin sama proses killer yang cepet, kalo perlu yang ada fungsi autokill nya. Lebih meringankan kerja PC loh.
2. Jangan pernah percaya ama file-file mencurigakan. Jangan gunakan MS Word, gunakanlah Open Office. Jangan gunakan ACDSee, gunakanlah image viewer lain (mis. IrfanView, XnView). Coz, icon bisa menipu loh! Kalo kamu liat icon ms word padahal kamu gak pake kan bisa ketahuan langsung tuh. Saya saranin juga kamu ubah ikon folder standar yang kuningitu dengan program2 skin yang banyak bertebaran untuk alasan yang sama.
3. Nonaktifkan screensaver. Coba deh rename file EXE kamu jadi file SCR (screen saver) dan jalankan. Tetap bisa kan? Coba pindahkan ke folder system32. Lalu buka tab screensaver di desktop properties. Bakal munculkan file kamu tadi? Dengan itu kita bisa tahu bahwa file exe(dalam hal ini virus) bisa menggandakan dirinya ke folder system dengan ekstensi SCR dan bertindak sebagai screensaver yang jalan otomatis setelah jangka waktu tertentu. Jadinya virusnya jalan otomatis juga donk?
4. Jangan izinkan flashdisk atau media apapun nancep di komputer kamu!!!
5. Jangan pernah nyalain komputer kamu !!! Putuskan semua koneksi komputermu ke dunia luar !
6. Kalo kamu udah terlanjur kena. Jangan panik jangan resah! Ntar gw posting lagi tips-tips mengobati PC yang terkena virus!im
See ya till next post!
DIarsipkan di bawah: Computer, Virus | Ditandai: Internet, komputer, Virus


Ikam tuh hebat yah.
Seandainya aku Bokap ikam, akan kubelikan ikam komputer yang termahal di dunia.
dan seandainya Aku adalah Tetangga ikam, akan kuberikan sebuah penghargaan dengan sejumlah uang yang cukup untuk kamu pakai berinternet ria hingga anak cucumu kelak.
Tapi aku bukan salah satu dari mereka, maka jangan harap saya akan memberikan sesuatu kepada ikam.
Wess. Bercanda koq.
habis ikam tuh kocak banget.
Ambang
Sengkang, SUL-SEL