Balada Seorang IT Guy Part I

Di pagi yang dingin, aku mengerjapkan mata ketika handphone bututku berdering bergetar syahdu. Ada yang menelpon, dari temanku. Ah, ngapain sih pagi-pagi gini, lagi libur semester pula. Akhirnya kuangkat juga dengan mata terpejam.

 

*HP diangkat dipencet*

“Yar, kamu ada program Nero nggak? Habis kamu install ulang kemarin, Nero punyaku hilang. Bisa ke rumahku nggak? Sekalian ke rumah sepupuku, komputernya katanya rusak. Orangnya cantik loh.”

“Hhhhh, emmm, gw lagi ngantuk nih… Kapan-kapan aja kenapa sih? Lagian motor gw hari ini dipakai bokap. Gak bisa lain kali aja?”

“Pliss, gw lagi butuh buat ngopy data gw ke CD. Hardisk gw udah penuh banget nih. Sekalian instalin Vista juga yah. Ntar gw jemput deh”

Akhirnya setelah dibujuk-bujuk, akhirnya aku mengalah juga. Sial, mana punya diriku installer Vista? Belum ada niat sedikitpun dalam hatiku untuk hijrah ke Vista berhubung spek komputerku pas-pasan. Dapat XP aja sudah syukur dan itupun bajakan. Aneh-aneh aja nih anak. Mungkin yang paling bikin aku males mengikuti ajakannya adalah jarak rumahnya yang sekitar 10 km dari rumahku. Ya mending juga kalo dia yang jemput.

*HP ditutup dipencet*

 

 

 

 

*Cerita menginstall Nero cuma rekaan terlalu hambar, langsung ke rumah sepupunya*

 

“Eh, komputerku kenapa yach? CD lagu punyaku gak bisa dikopi. CD-Rom rusak kali?”

 

Kuperiksa CD yang ditunjukkannya, ada dua buah. Kucoba masukkan ke dalam drivenya. Setelah melihat isinya dan memeriksa ukuran filenya, barulah kupaham. Rupanya itu CD Audio, terang aja gak bisa dikopi kayak MP3. Kan perlu proses ripping dulu baru bisa dikopi ke hardisk. Akhirnya kujelaskan juga.

 

“Oh, ini namanya CD Audio, gak bisa dikopi seenaknya. Ada proteksinya. Kalo mau dengerin ya masukkin aja CD’nya, gak bisa dikopi ke hardisk.”

“Yaaah, berarti tiap kali mau dengerin, aku harus masukkin CD nya terus donk?”

“Ya terpaksa gitu. Kamu kan punya CD writer, kalo mau ngopi’in buat teman kamu gandain aja CD’nya pake Nero.”

“Gimana caranya? Ajarin donk…”

“Eh… gimana ya…” (gak bisa nolak sambil masang emoticon manyun)

“Oh iya, kemarin aku diinstalin program baru sama temanku, program Macromedia itu loh. Katanya bisa bikin kartun. Ajarin juga sekalian donk. Mumpung kamu di sini. Pliss yach… pliss…”

 

Gedubrak! Niat hati menghindari request ngerip CD, malah dimintai ngajarin macam-macam… Nasib mu nak…

 

 

 

 

 

 

 

Nah, itu cuplikan kisah nyataku yang dimodifikasi di sana-sini sebagai orang yang di mata orang awam ‘Melek IT’ atau juga kadang dikenal sebagai ‘IT Guy’ yang bisa menyelesaikan semua masalah yang berhubungan dengan komputer. Di pikiran mereka — orang gaptek awam — IT Guy itu punya segala macam dan bermacam-macam program yang mereka butuhkan. Memangnya aku Doraemon apa?? Aku memang belum jadi mahasiswa, apalagi sarjana IT, tapi ekspektasi berlebihan dari orang yang tidak mau tahu itu, sering kali menyebalkan.

Dari kisah di atas juga kita temukan hal-hal menarik seperti menyebut nama produsen alih-alih nama produknya. Seperti Macromedia, untuk Macromedia Flash. Kalau mau disingkat seharusnya disebut Flash kan? Kalau disebut Macromedia, itu bisa saja merujuk ke produk macromedia yang lain seperti FreeHand, Fireworks dan lain-lain.

Hal serupa juga ditemukan dalam pengucapan ‘program Nero’. Seharusnya lebih spesifik Nero apa, dalam konteks ini memang Nero Burning Rom lah yang dirujuk. Tapi dalam kasus-kasus lain kan produk Nero itu banyak, ada Nero Vision, dan Nero-Nero lain yang aku sudah lupa namanya.

 

Ah, sudah aja deh postingnya… Sampai jumpa di episode selanjutnya!!

 

*Bersambung ke Balada IT Guy Part II*

3 Tanggapan

  1. * celingak-celinguk *

    belom ada komen, ngisi sendiri ahh

  2. Keduax!
    Ah, kita senasib. :P Meskipun saya bukan IT Guy, tapi cuma orang yang seneng ngendon di depan komputer.

    Disini penyingkatan lain juga sering. Mozilla untuk Mozilla Firefox, atau Adobe untuk Adobe Photoshop, misalnya. Kayaknya ini dipengaruhi oleh kemudahan dalam pelafalan. :P

  3. Oho, penyingkatan itulah yang suka membawa saya dalam kesialan, suka nggak ngerti kalo diminta bantuan oleh temen untuk install software gara-gara disingkat. :roll:

Tinggalkan Balasan